Dia berhasil finish di belakang pebalap asal Filipina. Menurutnya, pesaing terberatnya adalah pebalap asal Filipina itu.
"Pesaing berat dari Filipina. Dia jadi juara pertama," kata Andika saat ditemui di arena GIIAS 2015 di ICE, BSD, Tangerang, Jumat (28/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku awal leading. Dia nempel terus. Cuma di lap berapa gitu aku bikin mistake. Kaki aku slip pas mau ngerem, mobil agak sliding. Terus daripada
ngegelintir mending mobilnya aku stabilin, jadi dilambatin kecepatannya," cerita dia.
Persaingan ketat itu sudah dirasakan Andika. Makanya, berbagai persiapan dilakukan Andika sebelum melakoni laga final.
"Larihan fisik senidiri, ngegym sebentar. Tapi aku fokus lari, karena banyak stamina yang terkuras. Kalau di Inggris aku langsung tes fisik. Di sana ada kayak tes indoor gitu, ada rintangan kayak
lompat tarzan, dan rintangan lainnya," cerita Andika.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk