Laporan Mootorbeam, Sabtu (8/8/2015) menyebut, selama perjalanan kedua peneliti itu mengisi bahan bakar di dua tempat yakni di stasiun pengisian bahan bakar Vatenfall di Hamburg dan stasiun Shell di Berlin, setelah sebelumnya mengisinya di tempat start. Selebihnya, mereka terus menggeber mobil setelah mengisi bahan bakar yang hanya membutuhkan waktu selama tiga menit.
Pengisian bahan bakar dilakukan sebanyak empat kali. Secara teori, jika tangki bahan bakar terisi penuh, mobil mampu menempuh jarak sejauh 600 km. Namun, nyatanya mobil lebih irit dari teori itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hyundai ix35 berbahan bakar hidrogen merupakan mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau di Eropa. Mobil yang menggunakan motor listrik yang mendapatkan asupan bahan bakar hidrogen untuk menghasilkan arus setrum itu dijajakan oleh Hyundai ke 11 negara.
Pabrikan asal Korea Selatan itu membuatnya dalam jumlah terbatas. Maklum, selain teknologinya yang mahal, jangkauan pasarnya juga masih terbatas, karena tidak semua negara memiliki instruktur fasilitas pengisian bahan bakar.
Dia dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 136 PS, yang menyokognya mampu berakselerasi dari kecepatan 0-100 km/jam hanya dalam waktu 12,5 detik. Kecepatan maksimalnya mencapai 160 km/jam.
Hyundai memang dikenal sebagai pabrikan pertama yang memproduksi secara massal mobil berbahan bakar hidrogen.
(arf/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!