Bahkan karena melemahnya perekonomian Indonesia saat ini, ada konsumen Volkswagen yang sampai tidak sanggup membayarkan cicilan mobilnya tiap bulan.
"Akibat melemahnya ekonomi dan kenaikan harga terkoreksi. Ada beberapa konsumen kami yang sudah melakukan DP (down payment) pembelian, tetapi agak kesulitan untuk membayar cicilan," kata Public Relations Head Division Volkswagen Indonesia Rully Johan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk target, dari awal tahun kami sebetulnya tidak mempunyai target besar. Hanya kami berharap bisa menjaga angka total penjualan kami di 4 digit," ujar Johan.
"Dan memang melihat ekonomi yang sedang lemah, kami tentu mengoreksi harapan," tambahnya.
Di saat-saat seperti ini, untuk tetap menarik konsumennya, strategi yang diambil VW adalah meningkatkan value added. βMisal pelayanan yang lebih baik, fasilitas komunitas, aktivasi brand, dan lain-lain," ujar Johan.
Namun Volkswagen Indonesia sangat berharap, Indonesia bisa bertahan dan bangkit. "Harapan kami ekonomi lebih baik tahun depan, sehingga industri otomotif lebih maju," tambahnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?