Untuk lebih fokus pada pengembangan industri komponen lokal, Toyota Indonesia Motor Manufacturing (TMMIN) meminta dukungan kepada pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. TMMIN ingin meningkatkan komponen yang diproduksi secara lokal.
"Saat ini yang diperlukan adalah lokal konten yang benar-benar murni. Kami baru saja berdiskusi dengan Kemenperin, mengenai komponen lokal dari supplier tier II dan III (pendukung). Harapannya, road map yang sudah ada makin diperhatikan oleh pemerintah. Pasalnya, saat ini secara ekonomis belum terlalu terlihat," tutur Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono.
TMMIN juga menilai perkembangan industri otomotif saat ini sudah semakin pesat, dan tingkat komponen dalam negeri masih terbilang sangat kecil. Sedangkan industri komponen juga sangat berpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak bisa berdiri sendiri, cara paling mudah tentu saja dengan joint venture lebih dulu. Industri hulu harus dimulai dengan kerja sama dengan para pemegang industri tersebut. Lalu langkah lainnya adalah pengembangan sumber daya manusia," tambahnya.
Warih mengharapkam, pendalaman industri komponen lokal ini bisa makin terpacu lebih cepat. "Beberapa sudah memulai lebih dulu seperti Krakatau Steel, dan ini sangat baik. Mudah-mudahan tahun depan sudah semakin maju, hingga industri komponen lokal ini memang benar-benar murni berasal dari Indonesia," lugasnya. (ady/arf)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya