Dilansir laman Autonews, Senin (13/7/2015) CEO Lotus Jean-Marc Gales mengatakan, permintaan model dengan atap terbuka cukup potensial atau tidak kalah banyaknya dibandingkan model coupe. Kedua model itu diharapkan akan terjual sebanyak 500 unit per tahun di pasar otomotif AS.
"Roadster adalah mobil klasik AS. Kami menyimpan harapan pada Florida dan California untuk mobil itu," tegas Gales.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lotus Evora 400 itu nantinya akan menggunakan atap serat karbon, sehingga Evora 400 itu akan lebih ringan dibandingkan dengan model pendahulunya.
Di AS itu sendiri penjualan Lotus sempat memuncak di tahun 2005 yang berhasil menjual mobil sebanyak 2.000 unit.
Sayangnya Gales menolak untuk memberikan informasi lebih lengkap lagi. Apalagi ketika ditanyakan mengenai rencana Lotus yang akan memperkenalkan kembali model lain di pasar AS.
Gales menambahkan, model selanjutnya yang akan dijual di AS bakal lebih ringan dan lebih cepat.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka