"Sebenarnya, kami ingin menggelar GTA Academy ini sudah sejak lama. Namun, baru kali ini kami berkesempatan, hal ini dikarenakan kami ingin mempersiapkan sebaik-baiknya, mengingat acara ini bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga membawa misi lain yang lebih besar dan menyangkut nama bangsa dan negara," tutur GM Perencanaan Produk dan Pemasaran PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/6/2015).
Menurut Budi, akademi ini memiliki misi untuk menjaring calon-calon pebalap profesional Nissan global. Mereka sengaja dijaring bukan melalui hanya dari sekolah-sekolah balap tetapi juga dari masyarakat umum yang memiliki minat yang sangat tinggi terhadap dunia balap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara di kita, sekarang ini, jumlah orang yang masuk dalam kategori itu jumlahnya sangat banyak. Khususnya yang sering di game online menggunakan format modelnya mobil andalan Nissan, yakni Nissan GTR. Nah, potensi yang ada inilah yang ingin kami salurkan, sehingga mimpi mereka menjadi pebalap," kata Budi.
Terlebih, sambung Budi, untuk mewujudkan mimpi menjadi pebalap profesional juga bukanlah perkara mudah. Selain dibutuhkan biaya yang tak sedikit untuk menunjang latihan dan pendidikan, juga membutuhkan perhtaian serius.
Selain itu, sebut Budi, dengan menggelar akademi ini dan melahirkan para juara, maka misi bangsa untuk menghasilkan orang-orang berprestasi dan berkualitas di bidangnya juga akan terwujud.
Alasan lainnya, dengan menggelar acara ini, maka penguatan citra merek Nissan sebagai merek yang peduli dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia dan sebagai merek yang menghasilkan produk berkualitas tinggi yang andal di dunia balap seperti Nissan GTR juga akan terwujud di benak masyarakat Indonesia.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk