Sehingga Mazda memastikan mesin SkyActiv bakal lebih efisien dari generasi yang ada saat ini. Seperti yang tertulis di salah satu media di Jepang, Sabtu (20/6/2015).
Dikatakan generasi kedua SkyActiv ini akan diselipkan pada model terbaru Mazda pada 2018 besok. Atau lebih cepat sekitar 2 tahun dari rencana sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkannya, Mazda bakal mengusung teknologi homogenous Charge Compression Ignition (HCCI). Dengan teknologi HCCI itu maka kompresi mesin akan naik.
Dengan naiknya kompresi tersebut maka proses pembakaran BBM di ruang bakar mesin juga semakin sempurna. Walhasil ketukan di mesin pun tak akan terjadi.
Selanjutnya rasio mesin juga diubah menjadi yang lebih kecil, bisa menjadikan pembakaran dalam mesin bisa lebih bersih. Dan semuanya dilakukan untuk memenuhi standar emisi pada 2020 di Eropa.
Terakhir dikatakan mesin SkyActiv generasi kedua ini akan menjadi hasil kolaborasi antara Mazda dan Toyota, yang keduanya akan menggabungkan teknologi SkyActiv dengan teknologi hybrid milik Toyota.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas