Kualitas Kia dan Hyundai Naik, Merek Asal Jepang Tergeser

Kualitas Kia dan Hyundai Naik, Merek Asal Jepang Tergeser

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 19 Jun 2015 14:34 WIB
Kualitas Kia dan Hyundai Naik, Merek Asal Jepang Tergeser
USAToday
California - Dua produsen mobvil asal Korea Selatan, Hyundai dan Kia, telah berhasil naik peringkat dalam hal kualitas bidang manufaktur mobil dalam JD Power and Associates Initial Quality Study 2015. Kenaikan periungkat dua pabrikan Korea itu juga menunjukan dominasi pabrikan Jepang selama beberapa tahun sebelumnya telah tergeser.

Seperti dilaporkan USA Today, Jumat (19/6/2015), merek Kia berada di urutan kedua setelah merek asal Jerman Porsche. Adapun Hyundai berada di urutan keempat setelah Jaguar.

"Kami percaya laporan JD Power tidak meninggalkan keraguan bahwa Kia membangun kendaraan kelas dunia, dan hasilnya memuaskan terutama sebagai studi IQS benar-benar mencerminkan suara pelanggan kami," kata Michael Sprague, Executive Vice President Kia Motors Amerika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, JD Power menyebut merek Jepang, secara kolektif, saat ini berada di bawah rata-rata industri untuk pertama kalinya dalam 29 tahun. Dalam survey kali ini, diantara merek asal Jepang, Infiniti dari Nissan, yang masih mencatatkan kenaikan reputasi kualitas tinggi.

Merek tersebut berada di urutan kelima, atau naik dari tahun lalu. "Selama ini, merek Jepang telah dilihat oleh banyak orang sebagai standar emas dalam kualitas kendaraan," kata Renee Stephens, seorang wakil presiden Power.

"Sementara mobil Jepang terus melakukan perbaikan, kita melihat merek lain, terutama merek Korea, benar-benar mempercepat laju peningkatan yang lebih besar,” ucapnya.

Artinya, kemenangan dua merek asal Korea itu dikarenakan mereka telah meningkatkan kualitas dalam waktu cepat. Sedangkan apa yang dilakukan oleh merek asal Jepang, masih sekadar perbaikan dari yang ada.

Pemeringkatan JD Power itu dilakukan berdasar survey dan riset. Penilaian bukan sekadar mengacu pada variable kelengkapan fiturm namun juga masalah-masalah yang ditemukan dan dikemukakan pemilik mobil dalam waktu 90 hari pertama di saat mobil dimiliki

Peringkat diberikan berdasar jumlah masalah yang dilaporkan pemilik dari 100 unitb kendaraan yang dijual. Survei tersebut dilakukan terhadap 84 ribu orang pemilik kendaraan.









(arf/arf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads