Lika-liku Mendesain Mobil Toyota

#dnewgeneration

Lika-liku Mendesain Mobil Toyota

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 18 Jun 2015 13:04 WIB
Lika-liku Mendesain Mobil Toyota
Jakarta - Untuk melahirkan sebuah mobil, proses mendesain tak luput dari fokus utama sebuah pabrikan otomotif. Soalnya, semakin menarik desain sebuah mobil, maka konsumennya akan semakin tertarik. Apalagi, konsumen otomotif saat ini banyak yang melihat segi desain terlebih dahulu sebelum membeli mobil.

Ternyata, untuk mendesain sebuah mobil, proses yang dilaluinya pun cukup panjang. Department Head Model Life Improvement Department Product Planning & Development Division di PT Toyota Astra Motor (TAM) Donny Adhi Yuwono mengatakan, proses desain sampai mobil itu siap dijual memerlukan banyak waktu.

"Sekitar 10 bulan sampai 12 bulan sampai mobil itu benar-benar jadi," kata Donny kepada detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum masuk ke tahap desain, tim perencanaan produk harus mensurvei pasar terlebih dahulu bagaimana karakteristik konsumen yang menginginkan sebuah mobil. Setelah itu, intisari survei yang dilakukan tim perencanaan produk disaring dan diwujudkan ke dalam desain produk.

"Sebelum masuk ke tahap desain, dari product planning sudah mensurvei bagaimana karakteristik market. Dari situ kita harus bisa menarik benang merah. Apa yang menjadi daya tarik dari konsumen," ujar Donny.

Realisasi desain pertama yang dilakukan seorang desainer produk otomotif adalah dari bentuk sketsa. Hal itu dilakukan untuk menuangkan ide desainer ke dalam bentuk desain.

"Awalnya pasti dari sketsa, nanti baru diaplikasikan ke komputer. Kan gampang nanti tinggal di-scan," ucap Donny.

Selain bekerja di TAM, Donny juga sempat berkontribusi untuk Toyota Motor Corporation (TMC) di Jepang. Selama di sana, Donny harus menggambarkan tema mobil yang ditentukan TMC.

"Pengalaman saya di TMC, tim desain diberi kebebasan untuk menentukan desain masing-masing. Tapi temanya ditentukan TMC, kami harus bikin mobil yang sporty. Cuma mobil yang sporty itu terjamahan masing-masing desainer kan berbeda. Kalau ada 5 desainer akan ada 5 ide," cerita Donny.

Dia mencontohkan, dari lima desain yang sudah dikerjakan oleh lima orang desainer nantinya akan disaring menjadi hanya satu desain. Sementara empat desainer lainnya akan membantu merealisasikan desain yang dipilih.

Menurut dia, dari segi desain yang paling ditonjolkan adalah interaksi mobil dengan penggunanya. Bagian yang berhubungan langsung dengan pengguna mobil seperti tampilan warna menjadi salah satu fokus desainer.

"Misalnya audio, tampilan warna yang kita tonjolkan. Jadi lebih ke interaksi yang kita pertimbangkan," katanya.

Sementara itu, Donnya mengatakan, tantangan seorang desainer produk otomotif adalah untuk mencari ide. Makanya, desainer sering melakukan refreshing. Karenanya, seorang desainer pasti diberi kebebasan agar idenya mengalir.

"Misalnya, cara berpakaian di divisi desain itu bebas. Kalau di desain pakai kaus juga boleh, lebih ke fleksibilitas. Atau kalau desainer sudah bad mood, mereka bisa mendengarkan musik, jalan-jalan," sebutnya.

"Dan desainer juga harus banyak asupan ide. Di desain center di TMC itu ada satu ruangan yang isinya buku-buku, ada satu komputer yang khusus browsing, gambar-gambar. Jadi desainer punya banyak asupan ide," lanjut Donny.

(rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads