Datsun Risers Expedition etape V menuntaskan perjalanannya mulai dari Denpasar Bali sampai Mataram Lombok. Akhir perjalanan etape V ini, juga sekaligus menutup DRE gelombang I mulai dari Jakarta-Lombok.
Hari ini adalah hari terakhir perjalanan risers DRE etape V. Setelah menyeberang dari Pelabuhan Padangbai Bali sampai ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Kemudian mengunjungi Rumah Adat Suku Sasak Dusun Sade, Lombok Tengah.
Risers dan rombongan DRE V menuntaskan perjalanannya di diler Nissan Datsun Sandubaya, Lombok, sekitar pukul 15.50 Wita, Senin (15/6/2015). Mereka disambut langsung Branch Manager Tonny dan manajemen diler Nissan Datsun Sandubaya. Para risers dan official tampak riang gembira dan saling berpelukan setelah turun dari mobilnya masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Datsun Risers Expedition terbagi dalam 4 gelombang. Gelombang I dimulai pertengahan Mei sampai pertengahan Juni 2015, dengan menempuh lima etape yakni Jakarta-Bogor-Puncak-Bandung-Sumedang-Indramayu-Brebes-Cirebon, etape I.
Etape II yakni melintasi Cirebon-Slawi-Cilacap-Kebumen-Purworejo-Wates-Yogyakarta-Magelang-Semarang.
Etape III melintasi Semarang-Salatiga-Boyolali-Solo. Etape V dari Surabaya-Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso-Jember-Banyuwangi-Denpasar.
Sedangkan etape V sebagai etape terakhir gelombang I yakni dari Denpasar-Pupuan-Seririt-Singaraja-Bedugul-Ubud-Gianyar-Klungkung-Padangbai-Mataram.
"Alhamdulillahirobbilalamin. Akhirnya Datsun Risers Expedition gelombang I, rute kita jalani cukup menantang bisa finish," kata Road Captain DRE Haris Pasaribu.
Rasa syukur DRE gelombang I yang bisa diselesaikan dengan sukses, juga diucapkan Heru, official DRE.
"Alhamdulillah kami bisa finish. Harapan kami di gelombang II melewati rintangan dan pesona alam yang indah di Sulawesi lebih baik dan sukses," tandas Heru.
Gelombang II Datsun Risers Expedition di Sulawesi. gelombang III di Kalimantan dan gelombang IV di Sumatera.
(roi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin