Daihatsu Motor Corporation (DMC) terus berinvestasi di Indonesia dalam pembangunan industri otomotif. Bahkan DMC siap membantu Indonesia dalam membangun program mobil nasional (mobnas) di masa mendatang.
"Kami siap bekerjasama dalam membangun Mobnas. Kami menunggu definisi yang jelas dari pemerintah Indonesia mengenai Mobnas, setelah itu mari kita bekerjasama," kata Mitsui, Presiden Direktur DMC saat bertemu sejumlah pemimpin redaksi di kantor pusat Daihatsu di Osaka, Jepang, Selasa (9/6/2015).
Bagi Mitsui, Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi DMC. Karena itu, melalui Astra Daihatsu Motor (ADM), DMC terus melakukan pengembangan industri otomotif di Indonesia. Untuk diketahui, saham ADM dimiliki oleh DMC 61,7%, Astra International Tbk 31,9%, dan Toyota Tsusho Corporation 6,4%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembangunan R&D di pabrik Karawang dimaksudkan sebagai upaya transfer teknologi dalam pengembangan mobil di Indonesia," kata Mitsui.
DMC sendiri akan mengembangkan mobil di Indonesia sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal Indonesia. "Dulu kami beranggapan bahwa mobil yang diproduksi di Jepang akan laku di negara-negara lain. Tapi, belum lama ini kami sadar bahwa lokalisasi dalam produksi mobil itu sangat penting," ujar dia.
Menanggapi soal mobnas, Presiden Direktur ADM Sudirman M Rusdi mengakui saat ini memang definisi Mobnas masih belum jelas. "Kalau memang definisinya mobnas itu memiliki kandungan lokal di atas 80 persen, maka mobil-mobil yang diproduksi ADM saat ini sebenarnya kandungan lokalnya sudah sekitar 90 persen," kata Sudirman.
(asy/lth)












































Komentar Terbanyak
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka