Celerio di India sudah mengusung transmisi AGS. Hal ini langsung direspon oleh 4W Managing Director Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Seiji Itayama, di Jakarta.
"Perbedaan spek dengan negara lain? Kenapa bukan AGS tapi CVT, ya itu tadi karena ini diproduksi dari Thailand," kata Itayama.
Hal senada juga disampaikan 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Davy J Tuilan.
"Suzuki kita mau mengubah image. Saat Karimun kita memperkenalkannya dengan menggunakan transmisi AGS. Kini kami memperkenalkan Celerio menggunakan CVT, kalau kita pakai AGS lagi itu sudah biasa bukan sesuatu yang baru," ujar Davy.
"Tapi yang harus saya tegaskan, kalau kualitas pembuatannya tidak ada perbedaan (dengan negara lain-Red). Tapi kadang-kadang untuk memenuhi syarat di berbagai negara ada spek yang berbeda. Tapi apa yang dimiliki Celerio di thailand juga ada di Indonesia," tambahnya.
Sebagai catatan, Suzuki di Indonesia memperkenalkan Karimun Wagon R yang menjadi model Low Cost and Green Car (LCGC) dari Suzuki mengusung transmisi Auto Gear Shift (AGS). Dan transmisi ini memang diimpor secara utuh dari Maruti Suzuki di India.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih