Hal itu dikatakan Assist To Dept. Head PT SIS, Riecky Patrayudha. Menyurutnya, teknisi asal Indonesia sering diminta bekerja di luar negeri.
"Kemarin kami (Suzuki Indonesia) diminta 26 orang Indonesia untuk jadi teknisi di Madinah sama di Mekkah," kata Riecky di acara pemberian donasi ke Sekolah Binaan di gedung Training Center Suzuki Pulogadung, Jakarta, Kamis (21/5/2015).
Ia mengatakan, teknisi Suzuki asal Indonesia lebih berkompetensi ketimbang teknisi Suzuki di dunia. Ditambah lagi dengan sikap orang Indonesia yang lebih baik daripada negara lainnya.
"Orang Indonesia jauh lebih jago untuk Suzuki di dunia. Kalau merek lain saya enggak tahu. Kedua, manner kami jauh lebih bagus kalau dibandinghkan dengan Thailand, Filipina dan lainnya," katanya.
Sayangnya, teknisi asal Indonesia terkendala pada komunikasinya. Teknisi asal Indonesia banyak yang belum bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris.
"Permasalahannya satu, bahasa Inggris kita kurang. Kalau boleh saya katakan, orang-orang di Malaysia dan di Filipina bahasa Inggrisnya cukup bagus," ujar Riecky.
(Rangga Rahadiansyah/Dadan Kuswaraharja)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya