Seperti dilaporkan Reuters, Senin (18/5/2015), Senior Managing Officer Honda Motors, Sho Minekawa, akhir pekan lalu mengatakan, seperti penarikan yang dilakukan sebelumnya, penarikan kali ini juga terkait airbag buatan Takata Corporation yang bermasalah. Honda merupakan pabrikan pemakai airbag Takata terbesar.
Sebelumnya, pabrikan menyatakan siap menanggung perbaikan dari mobil-mobil buatannya yang ditengarai menggunakan airbag yang bermasalah tersebut. "Memang ada kemungkinan beberapa dampak. Namun, kami ingin memastikan bahwa langkah yang kami lakukan sudah tepat,β paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Transportasi Jepang mengatakan, pemerintah negeri itu telah meminta kepada pabrikan mobil lainnya untuk mempertimbangkan penarikan mobil buatannya yang diketahui menggunakan airbag Takata. Mobil yang ditarik adalah yang dilengkapi airbag Takata.
Akibat masalah itu, dilaporkan telah menimbulkan enam korban meninggal. Honda menyatakan siap untuk menanggung biaya perbaikan. Pabrikan ini juga akan berembuk dengan Takata Corporation untuk berbagi beban akibat masalah tersebut setelah identifikasi permasalahan di airbag itu rampung dikerjakan.
Adapun Takata mengatakan, pihaknya tidak akan menyisihkan dana cadangan lebih banyak lagi dari total 11 juta unit mobil yang ditarik. Soalnya, cacat pada airbag buatannya belum secara resmi diidentifikasi.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk