Ternyata tidak hanya 1 atau 2 perusahaan saja yang berminat dengan merek premium Volvo. PT Geely Mobil Indonesia dengan terang-terangan menuturkan ketertarikan mereka untuk meminang merek pabrikan Swedia itu.
Apalagi faktanya prinsipal Geely Tiongkok sudah memiliki saham Volvo, jadi kesempatan Geely Indonesia untuk menangani Volvo bisa berlangsung mulus kalau bos besar mengizinkan.
"Kami tertarik (untuk memiliki menarik Volvo Indonesia-Red), tapi kami masih melihatnya dulu," kata Presdir PT Geely Mobil Indonesia Hosea Sanjaya, saat dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dalam pemberitaan detikOto, rumor tengah kencang di dunia otomotif Indonesia menyebutkan merek Volvo akan direbut dari Indomobil oleh setidaknya 2 perusahaan. Salah satunya kabarnya dari Singapura.
Angin yang berhembus menyatakan adalah Wearness Automotive and Equipment Pte, Ltd yang memiliki PT Grandauto Dinamika (GAD) yang tengah melirik Volvo di Indonesia.
Perusahaan yang bermarkas di Singapura ini bukan perusahaan yang baru. Wearnes seperti detikOto kutip dari situs resmi GAD adalah nama yang tidak asing lagi dalam industri elektronik, komputer, properti dan otomotif. Untuk urusan otomotif mereka masuk dalam top 5 di Singapura.
Merek mobil yang diimpor Wearnes adalah Jaguar, Land Rover, Bentley dan tentu saja Volvo. Jadi wajar saja jika mereka memutuskan melirik Volvo di Indonesia.
Sayang saat detikOto menanyakan soal ini pada Vice President PT GAD, Darwin Maspolim, enggan mengomentari lebih jauh. βNo comment,β ujarnya saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Meski ada isu pengambilalihan ini, Indomobil dalam posisi bertahan, mereka tetap menyatakan kalau Volvo adalah tetap merek Indomobil.
βSaya tegaskan, sampai detik ini kami masih bermitra. Kami masih menjadi agen pemegang merek Volvo di Indonesia, dan kami juga tidak akan melepas itu (sebagai mitra),β tutur Komisaris PT Indomobil Sukses International Gunandi Sindhuwinata.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan