βYa, memang ada penurunan penjualan sepanjang April lalu. Itu dikarenakan market secara nasional juga tengah mengalami slow down. Itu dialami semua brand. Termasuk kami,β ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy, di sela penyerahan hadiah Honda Mobilio kepada pemain terbaik NBL 2015, di Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2015) malam.
Selain faktor kondisi makro ekonomi, faktor lain yang turut menyebabkan menurunnya penjualan sepanjang bulan keempat itu adalah perubahan jadwal produksi. HPM, kata Jonfis, telah mengubah jadwal produksi Honda Mobilio untuk mengejar produksi crossover Honda HR-V.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang April lalu Honda hanya membukukan penjualan sebanyak 10.583 unit. Jumlah itu lebih rendah 24,1 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 13.3951 unit.
Pada bulan itu, Honda HR-V masih tercatat sebagai model paling laris dengan penjualan 2.979 unit. Tapi, jumlah ini merosot tajam, atau sekitar 46,9 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 5.615 unit.
Adapun Mobilio yang sebelumnya menempati urutan teratas dalam penjualan, sepanjang April membukukan penjualan 2.388 unit. Meski dibanding Maret naik 9,5 persen namun masih disalip Honda HR-V dalam penjualannya, sehingga berada di urutan kedua.
Kendati begitu, jika ditotal selama empat bulan berturut-turut yang sebanyak 55.071 unit, penjualan yang dibukukan HPM masih tumbuh 12,1 persen dibanding periode sama tahun lalu. Seperti diketahui sepanjang Januari hingga April 2014, penjualan HPM tercatat sebanyak 49.103 unit.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?