"Acara yang kami gelar kali ini merupakan bagian dari tema besar yang diusung Velozity nasional, yakni Think Before You Drive," tutur Ketua Chapter Bekasi (Velbec Ade Suteja saat ditemui di Auto 2000, Jalan Pramuka, Jakarta, Minggu (10/5/2015).
Menurut Ade, kampanye Safety Driving itu akan digelar 31 Mei mendatang. Sementara kegiatan konvoi yang dilakukan hari ini dengan melintasi jalan Pramuka - Menteng - Diponegoro - Matraman, itu merupakan 'pemanasan' dari kampanye besar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara yang ditempuh pun tak muluk-muluk atau yang bersifat teoritis teknis. Dengan cara yang sederhana namun mengena itu akan lebih mengena.
"Karena kita langsung beri contoh nyata dari penerpan perilaku itu. Misalnya, kita contohkan pentingnya memeriksa tekanan ban, rem, atau yang paling sederhana pengunaan lampu hazard yang tidak pada tempatnya," kata dia.
Menurutnya, semua perilaku yang nampaknya sederhana namun berdampak besar itu, berawal dari mental. Ade tak sekadar bicara, dia menyodorkan data dari kepolisian yang menyebut, sepanjang 2014 lalu, 80 persen kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh mentalitas dan perilaku pengguna kendaraan.
Hal senada diungkapkan Ketua Umum Velozity, Didy Soenaryadi. "Membudayakan cara berkendara yang aman dan benar, maupun ketertiban lalu lintas di mana pun berawal dari kita, dan itu bersumber dan mentalitas dan perilau pengendara. Dan kita ingin memulai perubahan itu dari diri kita sendiri, sebelum mengajak orang lain," ucapnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas