Evolusi Mental Berkendara ala Pengguna Avanza Veloz Bekasi

Evolusi Mental Berkendara ala Pengguna Avanza Veloz Bekasi

- detikOto
Minggu, 10 Mei 2015 12:52 WIB
Evolusi Mental Berkendara ala Pengguna Avanza Veloz Bekasi
Jakarta - Komunitas pengguna mobil Toyota Avanza Veloz menggelar kampanye mendukung safety driving. Acara ini digelar sebagai upaya untuk membudayakan berkendara secara aman dan benar mengingat tingginya angka kecelakaan di Tanah Air.

"Acara yang kami gelar kali ini merupakan bagian dari tema besar yang diusung Velozity nasional, yakni Think Before You Drive," tutur Ketua Chapter Bekasi (Velbec Ade Suteja saat ditemui di Auto 2000, Jalan Pramuka, Jakarta, Minggu (10/5/2015).

Menurut Ade, kampanye Safety Driving itu akan digelar 31 Mei mendatang. Sementara kegiatan konvoi yang dilakukan hari ini dengan melintasi jalan Pramuka - Menteng - Diponegoro - Matraman, itu merupakan 'pemanasan' dari kampanye besar itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebab, perilaku dan budaya berkendara aman dan benar itu harus dilakukan secara terus menerus. Sebab, ini menyangkut mental, dan dengan acara yang kami gelar terus menerus, kami melakukan evolusi mental, ya evolusi saja belum revolusi, kita yang perlahan tapi terus berkembang menuju satu tujuan," ujarnya.

Cara yang ditempuh pun tak muluk-muluk atau yang bersifat teoritis teknis. Dengan cara yang sederhana namun mengena itu akan lebih mengena.

"Karena kita langsung beri contoh nyata dari penerpan perilaku itu. Misalnya, kita contohkan pentingnya memeriksa tekanan ban, rem, atau yang paling sederhana pengunaan lampu hazard yang tidak pada tempatnya," kata dia.

Menurutnya, semua perilaku yang nampaknya sederhana namun berdampak besar itu, berawal dari mental. Ade tak sekadar bicara, dia menyodorkan data dari kepolisian yang menyebut, sepanjang 2014 lalu, 80 persen kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh mentalitas dan perilaku pengguna kendaraan.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Velozity, Didy Soenaryadi. "Membudayakan cara berkendara yang aman dan benar, maupun ketertiban lalu lintas di mana pun berawal dari kita, dan itu bersumber dan mentalitas dan perilau pengendara. Dan kita ingin memulai perubahan itu dari diri kita sendiri, sebelum mengajak orang lain," ucapnya.

(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads