Toyota Motor Corporation dan Mazda Motor Corporation dikabarkan tengah melakukan pembicaraan intensif untuk kerjasama tukar menukar teknologi ramah lingkungan. Toyota disebut menawarkan teknologi mobil berbahan bakar hidrogen kepada Mazda, dan sebagai imbalan Mazda menyodorkan teknologi SKYACTIV.
Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (10/5/2015), seorang sumber terpercaya di Toyota mengatakan, selama ini kedua perusahaan memang telah bekerja sama di bidang lain. Namun, khusus kerjasama ini, dilakukan untuk menyiasati mahalnya ongkos memenuhi peraturan tingkat emisi gas buang kendaraan di negara-negara maju.
Selain teknologi mobil berbahan bakar hidrogen, Toyota juga bakal menyorongkan teknologi plug-in hybrid kepada Mazda. Sebagai imbalannya, Mazda akan menawarkan teknologi hemat bahan bakar pada mesin bensin maupun diesel andalannya, SKYACTIV kepada koleganya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota yang saat ini sudah memproduksi mobil hidrogen Mirai itu, memang mempunyai kepentingan agar pabrikan lain juga mengembangkan mobil dengan kadar emisi nol persen itu. Soalnya, jika itu terjadi, maka pemerintah di Jepang maupun di negara yang menjadi tujuan penjualan mobil bakal dengan cepat membangun infrastuktur pendukung mobil hidrogen.
Sementara harian bisnis Nikkei melaporkan kedua pabrikan itu berharap paket kerjasama ini bisa secepatnya terwujud. Namun, pejabat di Toyota maupun Mazda menyebut belum ada keputusan apapun tentang kerjasama itu.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3