Aston Martin akan memproduksi sebuah crossover dengan target spesifik, para wanita.
Bahkan para wanita pun dikatakan menjadi dewa penyelamat penjualan Aston Martin. Bagaimana tidak? Pabrikan asal Inggris ini menyatakan akan membantu memperluas jangkauan penjualan Aston Martin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Logikanya sangat sederhana, kami menjual 70.000 unit dalam 102 tahun. Setengah penjualan kami di Inggris, sebanyak 3.500 unit dibeli oleh kaum perempuan. Serta 2.000 unit untuk pasar berkembang," ujar Andy Palmer.
Kini Palmer menargetkan 7.000 unit akan terjual secara global, termasuk crossover DBX atau Lagonda sedan baru. Dikatakan pabrik mereka yang berada di Gaydon Inggris siap mewujudkannya, dengan 2 shifts pekerja bisa melahirkan 10.000 unit dan mencapai 15.000 hingga 3 shifts.
Bahkan di bulan lalu, Financial Times melaporkan bahwa Aston sedang mempertimbangkan untuk bisa produksi crossover mereka di AS.
"Crossover tidak hanya akan membuka segmen baru bagi Aston dan pelanggan baru. Tapi juga akan menarik bagi pasar Asia," katanya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk