Penjualan Mobil Murah Melorot

Penjualan Mobil Murah Melorot

Arif Arianto - detikOto
Senin, 04 Mei 2015 11:42 WIB
Penjualan Mobil Murah Melorot
Jakarta - Sepanjang Januari hingga Maret atau kuartal pertama lalu, penjualan mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) turun 5,57 persen dibanding periode sama 2014. Penurunan daya beli dan sikap menunggu masyarakat menjadi pemicunya.

β€œPada awal tahun ini ada sejumlah faktor di perekonomian yang membuat daya beli orang menurun. Kenaikan harga yang mendorong inflasi, exchange rate (nilai tukar rupiah terhadap dolar yang melemah) membuat orang bersikap menunggu apa yang terjadi,” papar salah seorang pengurus Gaikindo saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/5/2015).

Menurutnya dalam tiga bulan pertama tahun ini, penjualan mobil LCGC hanya 41.549 unit. Padahal sepanjang kuartal pertama 2014 lalu, mencapai 43.999 unit.
Data Gaikindo menunjukkan, dalam Januari – Maret lalu itu, mobil murah Astra Toyota Agya tercatat masih menjadi mobil murah paling laris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan secara wholesales Agya tercatat sebanyak 14.412 unit atau sekitar 34,7 persen dari total penjualan segmen mobil murah.

Di segmen ini ada enam mobil yang ditawarkan oleh enam pabrikan. Mereka adalah, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R, Honda Brio Satya, serta Datsun yang terdiri dari Datsun GO Panca dan Datsun GO+ Panca.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Rahmat Samulo menyebut, banyak masyarakat yang bersikap menunggu kondisi perekonomian. Soalnya, pada awal tahun nilai tukar rupiah melemah, sedangkan dampak dari kenaikan harga BBM beberapa waktu sebelumnya terhadap kenaikan harga barang-barang masih terasa.

β€œMasyarakat wait and see, termasuk di segmen LCGC ini. Dan kalau bicara soal sensitifitas terhadap harga dan dampak perekonomian, saya rasa bukan hanya segmen (konsumen) LCGC saja yang senstif tetapi merata,” ujarnya saat dihubungi.

Samulo mengaku optimistis, meski pada bulan Januari dan Februari penjualan melorot sehingga berdampak besar terhadap kinerja penjualan sepanjang kuartal pertama, namun pada Maret dan April penjualan sudah kembali beranjak naik.

"Penjualan pada Januari-Februari umumnya turun. Tapi, penurunan tahun ini memang lebih besar,” ucapnya.

Kontribusi mobil LCGC terhadap total penjualan mobil secara nasional selama ini mencapai 13-14 persen.

(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads