"Sebelumnya, ekspor Toyota di kuartal pertama 2014, sebanyak 3.300 unit," tutur Director of Corporate and External Affairs Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMIN), I Made Dana Tangkas, di Jakarta, Rabu (29/4/2015).
Sedan Vios asal Indonesia itu, kata Made, dikirim ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. Mereka antara lain Uni Emirat Arab, Jordania, Bahrain, Libanon, Qatar, Yaman, Arab Saudi, Kuwait, Oman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Made, berbeda dengan Indonesia segmen pasar sedan di negara-negara tujuan eskpor masih besar. Setidaknya ada sejumlah alasan, antara lain budaya masyarakat yang menyukai sedan dalam bepergian, infrastruktur jalan yang bagus, serta perpajakan yang tidak membedakan antara sedan dengan mobil lain.
Dengan kondisi pasar yang seperti itu, serta intensifnya program pemasaran Toyota Indonesia ke negara-negara tujuan, dia percaya tren ekspor akan naik. "Sehingga kami juga berproduksi sesuai target yang ditetapkan, secara penuh," ucapnya.
Sedangkan ihwal spesifikasi Vios yang diekspor, menurut Made tidak ada perbedaan yang signifikan dengan yang dipasarkan di Tanah Air. "Kalau pun ada perbedaan, pada fitur tambahan yang disesuaikan kondisi dan kebutuhan konsumen negara tujuan ekspor karena faktor lingkungan dan lain-lain," paparnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono menyebut, sejak 2014 segmen ekspor Toyota terus bertambah dengan mulai diproduksinya Toyota Vios dan Yaris di Karawang, Jawa Barat. Sehingga total ada delapan model kendaraan yang diekspor. Mereka adalah Kijang Innova, dalam bentuk utuh (CBU) sebanyak 44.000 unit atau naik 30,3 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Dari jumlah itu 10.200 unit merupakan sedan Toyota Vios, yang naik 200 persen dibanding periode sama tahun lalu. "Sebelumnya, ekspor Toyota di kuartal pertama 2014, sebanyak 3.300 unit," tutur Director of Corporate and External Affairs Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMIN), I Made Dana Tangkas.
(arf/ady)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya