Seperti diwartakan Auto Guide, Rabu (29/4/2015) adalah presiden R&D Honda Amerika, Frank Paluch, yang memaparkan visi tersebut. Paluch yang berbicara di forum SAE World Congress, Los Angeles, Amerika Serikat, menyebut target itu merupakan bagian dari visi Honda dalam 25 tahun mendatang.
Namun, semua teknologi tak akan datang secara serentak dalam waktu bersamaan. Satu persatu teknologi akan diterapkan secara bertahap dengan prioritas yang telah ditetapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βTeknologi itu saja, akan membantu mengurangi kecelakaan yang melibatkan kendaraan Honda hingga 50 persen,β tutur Paluch.
Sehingga, dalam 10 tahun mendatang mobil sudah bisa berkominikasi dengan kendaraan lain seperti sepeda, sepeda motor, mobil, atau bahkan pejalan kaki.
Memang, komunikasi yang dimaksud bukan berupa percakapan, namun lebih berupa kemampuan teknologi mobil dalam mendeteksi, mengenali, dan menghindari atau melakukan langkah tertentu dalam berekasi menghadapi semua obyek tersebut.
"Dengan kemajuan belajar, penginderaan, dan komunikasi, baik antara mobil dengan infrastruktur, kami akan pindah ke dunia baru, masyarakat mobil kooperatif, di mana kendaraan sangat otomatis dan menjadi platform untuk perubahan pengalaman dalam mobilitas," kata Paluch.
(arf/ady)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!