Seperti dilaporkan Inautonews, Rabu (22/4/2015), dengan menyodorkan mobil hybrid itu Nissan ingin membuktikan dukungannya terhadap misi pemerintah negeri itu untuk mengurangi polusi udara. Maklum, kadar polutan di langit Negeri Tirai Bambu dari asap kendaraan, saat ini sudah terbilang tinggi.
"Kendaraan-kendaraan inovatif ini adalah awal dari sebuah babak baru bagi Nissan dalam menghadirkan kendaraan di Tiongkok,β tutur CEO Renault-Nissan Carlos Ghosn.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya, hingga kini Nissan belum bersedia mengungkap sipefisikasi teknis secara rinci. Termasuk kinerja mesin dan motor listrik mobil tersebut. βBerakselerasi dengan mumpuni,β sebut pabrikan itu.
Rencananya, di Tiongkok, mobil ini mulai dilego musim panas. Sedangkan untuk pasar global, belum diinformasikan.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk