Hisashi Ishimaki, dipercaya sebagai President Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) authorized distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia, menggantikan Noboru Tsuji per 1 April 2015 lalu.
Pria kelahiran Jepang Juni 1962 ini tak asing lagi dengan 'alam' Indonesia. Pasalnya, sekitar 11 tahun lalu dia pernah menduduki sebagai Senior Unit Head, Sales & Marketing Division PT KTB.
Kondisi perekonomian saat ini yang lesu dan berdampak pada dunia otomotif di Indonesia pernah ia rasakan sama pada Agustus 2005 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan BBM juga terjadi pada Tahun 2006, sehingga permintaan otomotif hampir semuanya mengalami penurunan. Namun, kondisi pertumbuhan ekonomi kembali membaik pada 2007, dan juga berdampak pada penjualan kendaraan.
Penurunan permintaan otomotif juga terjadi dalam kurun waktu mulai 2014 lalu hingga triwulan pertama di Tahun 2015. Pria yang pernah menjabat sebagai General Manager Europe & Midle Easet/Africa Division Mitsubishi Motors Corporation ini yakin, pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia dalam kurun waktu 1-2 tahun ke depan akan kembali bergairah.
"Total demand di Tahun 2014 mengalami penurunan dibandingkan 2013. Tahun ini juga minus dibandingkan dengan Tahun 2014. Bisa dikatakan pasar otomotif di Indonesia sedikit menurun dan tidak begitu baik," tuturnya.
"Dalam jangka waktu pendek mengalami naik turun. Tapi dalam jangka panjang, demand di Indonesia pasti berkembang terus. Kami yakin 1 sampai 2 tahun lagi pasti penjualan membaik lagi," harapnya.
Meski kondisi yang dihadapai saat ini pernah ia rasakan sebelumnya, Hisashi tetap optimis Mitsubishi tetap menjadi market leader kendaraan niaga yang sudah diraihnya selama hampir sekitar 45 tahun lamanya.
Tidak hanya pengembangan outlet hingga 250 lebih selama tahun 2015 ini, tapi KTB juga berencana pengembangan layanan purna jual hingga lebih dari 4.500 toko suku cadang, 14 truk center 24 jam, 119 unit mobile workshop, 24 parts depo untuk mempercepat ketersediaan suku cadang di berbagai daerah.
Selama kepemimpinan dirinya ke depan. Dirinya bertekad untuk membawa KTB ke arah perubahan yang lebih baik, dengan beberapa rancangan strategi baru, untuk bertahan dan memenangkan kompetisi, sehingga mampu menjadikan KTB sebagai perusahaan otomotif terbaik di Indonesia.
"Harus terus siap menghadapi perkembangan ekonomi dan menjalankan strategi sesuai rencana," tandasnya.
(roi/ady)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu