Strategi Aston Martin Berkelit dari Kebangkrutan

Strategi Aston Martin Berkelit dari Kebangkrutan

- detikOto
Rabu, 25 Mar 2015 16:19 WIB
Strategi Aston Martin Berkelit dari Kebangkrutan
London - Produsen mobil mewah asal Inggris, Aston Martin, tercatat beberapa kali berada di tepi jurang kebangkrutan sejak berdiri 100 tahun yang lalu, dan mampu lolos dari petaka itu. Agar ancaman itu tak berulang, strategi baru pun dirumuskan, dengan cara menyiapkan sederet model masa depan.

Seperti diwartakan CNN, Rabu (25/3/2015) Aston Martin telah membuat kesepakatan dengan Daimler AG, induk dari Mercedes-Benz dan Smart, dalam memproduksi model andalan baru. Pabrikan asal Jerman itu, hingga kini memang masih tercatat sebagai pemegang saham minoritas di Aston Martin.

Sebagai mitra dsekaligus pemegang saham, Daimler mengembangkan mesin baru dan sistem elektronik yang dipasok ke pabrikan tersebut untuk model-model tertentu. Sedangkan Aston sendiri fokus menggarap konsep desainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu model hasil kerja sama itu adalah konsep mobil sport Aston Martin Vulcan yang beberapa waktu lalu dipamerkan di gelaran Geneva Motor Show 2015 di Jenewa, Swiss. Mobil yang mengusung mesin 7.000 cc V12 itu dibuat sangat ekslusif, yakni hanya 24 unit saja.

Kabarnya, mobil ini bakal dibanderol di kisaran US$ 2 juta atau sekitar Rp 26 miliar (di Eropa). Namun, penggunaannya dikhususkan di trek balap, atau bukan jalan raya biasa.

Mobil yang seluruh bagian bodinya dibuat dari serat karbon itu diklaim memiliki gaya desain masa depan Aston Martin. Namun, Chief Executive Officer Aston Martin, Andy Palmer, menyadari adalah sesuatu yang mustahil untuk membuat perusahaan tetap bertahan di tengah gempuran persaingan hanya dengan mengandalkan mobil sport belaka.

Lantaran itulah, sejalan dengan pengembangan mobil sport Vulcan itu, Aston Martin juga mengelus-elus konsep lain, yakni crossover yang dinamai Aston Martin DBX.

Andy Palmer dan DBX
Mobil ini bakal dibuat dalam varian plug-in hybrid dan listrik murni. Tampangnya memang tak 100 persen crossover. Bahkan lebih mirip mobil sport.

Model lain yang juga dijagokan Aston Martin adalah, Lagonda. Sedan akan dipasarkan di berbagai wilayah, kecuali Amerika. Dan Palmer yakin, mobil sport bakal menjadi senjata utama, selain crossover dan sedan.



(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads