Pabrikan asal Tiongkok China National Chemical Corporation (ChemChina) tengah berupaya keras untuk membeli 26,2 persen saham pabrikan ban kondang asal Italia, Pirelli. Perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu siap membayarnyai 7,1 miliar euro atau sekitar Rp 100 triliun lebih.
Seperti diwartakan Reuters dan Autoguide, Rabu (25/3/2015) harga tersebut kemungkinan naik lagi karena harga per lembar saham Pirelli juga naik. Dengan menggenggam 26,2 persen saham pabrikan ban terbesar kelima di dunia itu, ChemChina memiliki akses untuk mengadopsi teknologi canggih pembuatan ban yang dimiliki Pirelli.
Adapun keuntungan yang diperoleh Pirelli, dia bisa memompa pangsa pasarnya di Tiongkok, yang merupakan pasar otomotif terbesar di planet bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, sebagian saham itu juga dimiliki para investor Camfin, yang diantaranya bos Pirelli Marco Tronchetti Provera, bank-bank Italia UniCredit dan Intesa Sanpaolo, dan perusahaan Rusia Rosneft. Proses kesepakatan pembelian ini rencananya bisa tercapai sebelum musim panas 2015.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas