Seperti diwartakan Reuters, Senin (23/3/2015), JLR meminta maaf kepada konsukmen atas kerusakan tersebut. Menurut laporan pabrikan tersebut, jumlah Range Rover yang ditarik mencapai 36.451 unit, yang terdiri dari model 2014 dan 2015.
Sebelumnya pemilik mobil mengeluhkan adanya masalah pada software yang terkait dengan sistem transmisi. Disebutkan gear shift juga rawan rusak karena kualitas yang kurang bagus, transmisi yang bising, serta tidak bekerjasa secara optimal dalam peralihan posisi gigi saat mobil dalam kondisi restart.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelumnya, Kamis (19/3/2015) Lembaga Pengawasan Kualitas, Inspeksi, dan Karantina Tiongkok (AQSIQ) telah meminta JLR untuk menarik model yang ditengarai bermasalah tersebut. Selain itu, pabrikan yang dimiliki oleh Tata Motors itu juga diminta memperpanjang masa garansi.
Selain JLR, pabrikan lain yang juga tengah dalam sorotan televisi Tiongkok itu adalah Volksawgen dan Nissan Motor Company. Adapun JLR sebelumnya menyatakan, penjualannya bakal melambat tahun ini.
(arf/ady)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan