Toyota: Kalau Enggak Ada Rush, Segmen Medium SUV Enggak Ramai

Si Kembar Rush-Terios

Toyota: Kalau Enggak Ada Rush, Segmen Medium SUV Enggak Ramai

- detikOto
Jumat, 20 Mar 2015 16:29 WIB
Toyota: Kalau Enggak Ada Rush, Segmen Medium SUV Enggak Ramai
Jakarta - Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) medium di pasar otomotif nasional setiap tahunnya kian bergairah. Bahkan, Toyota mengklaim, pasar di segmen ini tumbuh setelah Rush hadir di jalanan Indonesia.

Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM) Suparno Djasmin menjelaskan, kehadiran Rush mampu mendorong segmen pasar SUV medium berkembang dan bahkan memberi peluang bagi APM (Agen Pemegang Merek) lain untuk ikut menikmati ceruk pasar ini.

"Rush selalu menjadi leader di segmennya dengan market share yang selalu tembus 45-48 persen dan terakhir di 2014 lalu mencapai 53 hampir 54 persen. Selama 9 tahun, Rush sudah terjual kurang lebih dari 186 ribu unit. Makanya tidak salah jika disebut sebagai SUV medium paling sukses di Indonesia," beber Suparno Djasmin dalam peluncuran New Rush di Emperica Lounge, SCBD, Jakarta, Jumat (20/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data yang dirilis oleh Toyota, sebelum kehadiran Rush, total penjualan di segmen ini hanya berkisar 3.000-an unit per tahunnya. Tapi setelah adanya Rush penjualan di segmen ini langsung melonjak menjadi 30.000 unit per tahun. Itu terjadi pada tahun 2007 dengan market share Rush mencapai sekitar 46 persen.

Pada tahun 2014 lalu, total penjualan MPV medium tercatat 55.293 unit dengan market share Rush 53,5 persen atau 29.609 unit.

"Dengan hadirnya New Rush, mobil ini akan lebih menarik perhatian konsumen. Tidak saja desainnya yang sporty, fitur yang lebih lengkap akan memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik kepada pelanggannya," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Marketing TAM Rahmat Samulo menambahkan, Rush ini mampu mengambil market share setengah dari market medium SUV di Indonesia.

"Semua ini terbukti market sharenya mencapai 50 persen di tahun lalu, itu buktinya Rush bisa diterima oleh masyarakat Indonesia," tambah Samulo di tempat yang sama.




(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads