Jumat, 13 Mar 2015 15:15 WIB

Ini Keunggulan Fitur Mimamori Punya Isuzu

- detikOto
Bekasi -

Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) siap meluncurkan teknologi MIMAMORI untuk kendaraan niaga. Fitur itu hampir sama dengan GPS namun menyediakan lebih banyak informasi.

Dept Head Marketing Communication PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Maman Fathurrohman menjelaskan, teknologi ini mirip dengan fitur kotak hitam pada pesawat udara. MIMAMORI adalah sistem yang bisa menyimpan semua data saat mobil berjalan.

Jadi, manajemen logistik di sebuah perusahaan bisa memantau kondisi mobil yang sedang berjalan hanya dari kantornya. Namun, kata Maman, MIMAMORI berbeda dengan GPS.

"Perbedaan MIMAMORI dengan GPS, GPS hanya bisa mendeteksi speed dan jarak. MIMAMORI data yag substansial dari unit sudah bisa diketahui," kata Maman di Training Center Isuzu, Pondok Ungu, Bekasi.

MIMAMORI ini bisa memantau cara berkendara yang berkeselamatan, efisiensi bahan bakar hingga keamanan sebuah mobil komersial.

"Yang pertama keselamatan. Cara berkendara pengemudi bisa dilihat oleh manejer di perusahaan. Yang kedua ekonomis, misalnya ada perusahaan menigirim air mineral dalam kemasan ke suatu tujuan bisa dikasih tahu oh di sana kosong dan mobil itu bisa langsung disuruh ke sana aja," kata Maman.

"Ketiga efisiensi yang menyangkut bahan bakar. Terakhir keamanan, unit yang ada IMAMORI hanya bisa dinyalakan oleh drivernya karena pakai password. Itu anti pencurian pakai password. Kalau lupa enggak bisa di-start kendaraannya," jelasnya.

Jadi, kendaraan akan lebih terawat dengan adanya pemantauan cara berkendara si pengemudi. Yang lebih canggih lagi, MIMAMORI bisa menyajikan informasi agar pengemudinya beristirahat.

"Keunggulan lainnya manajer di kantor bisa ngirim SMS ke driver. Tapi untuk membaca SMS, mobil harus berhenti. SMS tidak akan bisa dibuka kalau mobil masih berjalan. Terus ada pemberitahuan perawatan, oli mesin dan seterusnya," kata Maman.

MIMAMORI menggunakan jaringan GSM. Jadi, fitur ini membutuhkan sinyal. Namun, saat menjangkau jalan yang tidak terdapat sinyal, data tetap tersimpan dan bisa diterima oleh manajer perjalanan di kantor saat sinyal sudah normal.

"Kalau hilang sinyal cuma hilang treknya aja. Tapi begitu ada sinyal, datanya terkirim lagi ke kantornya," ujar Maman.

(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia Selengkapnya