Jumat, 06 Mar 2015 09:39 WIB

Produksi Mobil Daihatsu Disesuaikan dengan Kondisi Pasar

- detikOto
Jakarta - Industri otomotif nasional belakangan ini sedang tidak bergairah. Banyak diler yang memiliki stok mobil yang cukup banyak karena menurunnnya daya beli masyarakat. Meski kondisinya seperti itu, ada beberapa pabrikan yang memberlakukan terus mengirim mobil dari pabriknya ke diler (wholesales).

Dari data penjualan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang belum lama ini dirilis tercatar wholesales dan retailsales Daihatsu bulan lalu tidak terlalu jauh. Untuk wholesale 14.523 unit sedangkan retailsales-nya 12.980 unit.

"Kami tahu pasar sekarang ini sedang melemah. Bukan hanya sektor otomotif, tapi semua pelaku usaha juga demikian sehingga terjadi daya beli yang menurun," tutur Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra kepada detikOto, Jumat (6/3/2015).

Menurut wanita yang akrab disapa Amel, jarak antara wholesale dan retailsales itu masih cukup sehat atau tidak beda jauh. Hal itu bisa terjadi karena produksi mobil Daihatsu itu dilakukan berdasarkan kondisi dan permintaan pasar.

"Kami selalu mengatur volume produksi per tipe. Jika pasar menurun atau peremintaan tipe tertentu turun, jadi produksinya dikurangi atau disesuaikan dengan kondisi pasar. Jadi kami lebih fleksibel dan tetap jualan secara sehat," katanya.

Hal itu dilakukan oleh Daihtsu untuk tetap menjaga penumpukan mobil di diler-diler. Sehingga angka penjualan wholesales dan retailsales tidak beda jauh.

"Kami tidak menerapkan strategi pasar terus memasok mobil ke diler meski permintaan sedang menurun. Semuanya kami sesuaikan atau kami sangat fleksibel," pungkasnya.

(ady/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com