Seperti diwartakan Car News China, Minggu (1/3/2015) diketahui, mobil itu dikirim dari Swedia pada September 2012. Kemudian tiba di pelabuhan Guangzhou, Oktober tahun itu. âPemilik diduga mencoba untuk menghindari pajak mobil mewah di Tiongkok yang sangat besar,â tulis laman itu.
Caranya, mobil dikirim ke Malaysia. Di negara itu, mobil seolah telah didaftarkan dan dikirim ke Tiongkok. Namun petugas Bea dan Cukai Tiongkok segera menahannya. Maklum, pada saat yang sama di Negeri Tirai Bambu itu tengah gencar digalakkan kampanye anti pernyelundupan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peminat mobil mewah dari Amerika dan Eropa kerap bertindak nekat untuk menyelundupkan mobil yang dibelinya. Maklum, pajak impor mobil mewah sangat tinggi. Untuk Koenigsseg Agera R BLT itu diperkirakan mencapai US$ 2,35 juta atau sekitar Rp 29 miliar.
Walhasil, pemilik Koenigsseg yang diketahui sebagai seorang pebisnis asal Kunming, Ptovinsi Yunnan, itu emoh mengurusinya. Sebuah sumber di kantor Bea dan Cukai menyebut sebelumnya, pebisnis itu berhasil memoyong LaFerrari ke Tiongkok secara legal.
Koenigsseg Agera R BLT mengusung mesin 5.000 cc V8 yang bertenaga 1124 hp dan torsi 1100 Nm. Dengan tenaga sebesar itu, mobil ini mampu melesat hingga 440 km.jam dan berakselerasi dari posisi diam ke kecepatan 100 km/jam hanya dalam tempo 2,8 detik.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk