Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global Rieva Muchsin menjelaskan, hadirnya Jeep Grand Cherokee mesin 3.0-liter ini sebagai langkah untuk mensiasati pajak barang mewah (PPnBM) karena yang model sebelumnya terkena imbas PPnBM sehingga harganya menjadi lebih mahal.
"Kalau pabrikan lain punya program LCGC (Low Cost and Green Car) kenapa kita tidak bisa bikin Low Cost Grand Cherokee," ujar Rieva di Pasific Place, Jakarta, Kamis (26/2/2015) sambil tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa ini adalah salah satu strategi untuk mengusung mobil CBU yang lebih premium dengan harga yang terjangkau. Saya tidak menargetkan jualan, pokoknya kita harapkan jualannya sebanyak-banyaknya," tuntasnya.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit