Banyak yang beranggapan Jokowi akan mengembangkan rencana mobil nasional menggunakan mobil Proton.
Saat ditanya, Presiden Jokowi membantah soal tudingan itu. Dia mengatakan jika bicara mobil nasional, tentu saja pemerintah Indonesia akan mengembangkan Esemka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil Esemka Jadi Mobil Dinas Jokowi
Dia menegaskan, apa yang terjadi di Malaysia pada pekan lalu itu adalah murni bisnis pihak swasta. "Artinya, yang tadi (Proton) itu B to B. Apa perlu saya jelasin B to B itu apa?" kata Jokowi sambil tertawa.
Jokowi juga mengatakan, sejauh ini belum ada rencana untuk lebih fokus mengembangkan mobil nasional. Namun dia juga menegaskan, jika itu terjadi tentu saja prinsipnya harus asli dalam negeri.
"Belum berpikir sejauh ini (pengembangan mobil nasional). Tetapi yang jelas, kalau namanya mobil nasional, itu brand dan prinsipalnya itu Indonesia," katanya.
"Kalau saya misalnya menengok sebuah industri, sebuah manufaktur di negara lain tentu adalah hal yang sangat wajar," tambah Jokowi.
(rjo/ddn)
