Daihatsu digadang-gadang menjadi salah satu dari dua pemain otomotif yang berhasil meraih kenaikan pangsa pasar tahun lalu. Pencapaian itu membuat Daihatsu berhasil menduduki posisi kedua pangsa pasar otomotif nasional di bawah Toyota.
Padahal, tantangan sepanjang 2014 banyak menghadang pabrikan otomotif domestik. Mulai dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 7,75 persen hingga angka kenaikan inflasi yang mencapai 8,36 persen hingga Desember 2014 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama tentu kerja keras seluruh tim. Kerja kerasnya seperti apa? Yaitu dengan salah satu yang menjadi terobosan baru, Daihatsu melakukan weekend sales. Daihatsu mengundang customer khusus di akhir pekan," tutur Direktur Marketing PT DAM Amelia Tjandra di acara konferensi pers Daihatsu awal tahun, di Jakarta, Senin ( 19/1/2015).
Selanjutnya, kata Amel, Daihatsu melakukan strategi 'jemput bola'. PT ADM melakukan promosi di perumahan dan perkantoran. Selain itu, pelayanan purna jual juga menjadi fokus utama PT ADM.
"Memuaskan customer ataupun pelayanan pada waktu mereka pakai. Point aftersales juga pintu utama Daihatsu, sehingga mereka (konsumen) nyaman," lanjut Amel.
Sementara AI-HSO marketing & CS Div head, PT ADM Hendrayadi Lastiyoso melanjutkan, ada tiga strategi Daihatsu untuk menghadapi tantangan di 2014. Ketiganya mencakup dalam teori ekonomi yaitu price, product dan promotion (3P).
"Salah satunya adalah aktivitas promosi Daihatsu yang gencar. Kami di jajaran sales operation, sejak 1 Januari sampai 31 Desember kita sangat gencar. Yang kedua pricing, saya yakin price dari ADM sangat diterima customer. Walaupun tidak ada produk baru kita bisa menjual seperti tahun sebelumnya. Kami meyakini bahwa produk Daihatsu, ternyata masih diterima. Saya rasa 3P ini masih menjadi fokus kami," ujar Hendra.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya