Seperti dilansir Autoblog Selasa (13/1/2015), mobil beroda tiga itu akan diproduksi di Tiongkok dalam dua varian yakni bermesin konvensional dan bermotor listrik.
"Ballard ingin menciptakan kendaraan yang lebih aman, ringan, dan lebih efisien untuk penggunaan sehari-hari," tulis laman itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapasitas tangkinya mencapai 9,5 liter. Sehigga, jika tangki terisi penuh, mobil mampu berjalan hingga 320 km.
Varian kedua, menggunakan motor listrik 10 kW. Mobil dengan berat kosong 236 kilogram itu mampu melesat hingga 100 km/jam. Jika baterai listrik terisi penuh, mampu berjalan hingga 115 km.
Ringannya bobot dua varian itu dikarena material yang digunakan terdiri dari fiberglass dan busa bekas daur ulang setebal 8 inci untuk bagian depan dan 4 inci untuk bagian samping. Keunggulan lain penggunaan busa atau spon itu adalah, mobil bisa mengapung layaknya perahu kecil di air.
Hanya, karena mobil itu tak dilengkapi baling-baling, maka Anda harus mendayung jika ingin menggunakannya di perairan. Namun yang pasti, mobil ini bisa serbaguna di segala cuaca.
Pabrikan pembuatnya membanderol varian bermesin konvensional US$ 5.000 atau sekitar Rp 61,5 juta. Adapun yang bermotor listrik dihargai US$ 9.000 atau sekitar Rp 110,7 juta.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi