Seperti dilansir 7Days, Jumat (9/1/2015), kejadian yang tak menyenangkan itu dialami Neil Petch saat ingin makan siang dengan mitra bisnisnya di Dubai International Financial Center.
Petch yang terburu-buru karena sudah ditunggu temannya itu, meminta petugas jasa parkir untuk memarkir Ferrari klasik lansiran 1962 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengatakan, 'Neil apa yang terjadi dengan mobilmu?' Awalnya aku kira dia tengah bercanda, namun dia meminta aku untuk segera ke tempat parkir, dan akhirnya aku melihatnya,β tutur Petch.
Perusahaan pengelola parkir mengakui kesalahan itu. Entah grogi atau tak paham, petugas parkir tiba-tiba menginjak gas mobil, bukan pedal rem yang semestinya dia lakukan. Akibatnya kecelakaan pun tak terelakkan.
Melihat kejadian itu, Petch langsung shock. Maklum, selain berharga selangit, US$ 8.000.000 atau sekitar Rp 98,6 miliar, mobil itu menjadi kebanggaan dan investasi baginya. Maklum, Ferrari itu hanya dibuat 55 unit.
Sementara, perusahaan pengelola parkir akan mengganti biaya perbaikan mobil. Bagi Petch meski jaminan itu bakal meringankan biaya perbaikan mobil, tapi dia tetap kecewa.
Maklum, bekas luka akibat celaka itu tentu akan mengurangi nilai mobil klasik itu, sebab orisinalitas juga berkurang. Tapi, apa mau dikata, semuanya telah terjadi. Kini, Petch hanya bisa memendam rasa kecewa itu.
Sekadar informasi, pada 18 Mei 2008 lalu, sebuah Ferrari GT 250 Continental yang dimiliki seseorang bernama James Coburn laku US$ 8.320.000 atau sekitar Rp 102,35 miliar dalam sebuah lelang.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3