Pabrikan mobil terbesar kelima dunia, Hyundai Motor Group yang merupakan induk dari Hyundai dan KIA Motors akan menggelontorkan investasi sebesar US$ 73 miliar atau sekitar Rp 879,9 triliun dalam waktu empat tahun untuk menambah kapasitas produksi, dan mengembangkan model baru.
Model anyar yang akan dikembangkan antara lain mobil irit bahan bakar dan mobil otonom tanpa sopir.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (07/01/2015), pabrikan itu menyatakan, tiga perempat dari total investasi tersebut akan ditanamkan di Korea Selatan. Sebelumnya, Hyundai Group menyatakan akan membangun pabrik baru di Tiongkok dan Meksiko.
Pembangunan dua pabrik di Negeri Tirai Bambu dan di negara di bagian Selatan benua Amerika itu dimaksudkan untuk meningkatkan kapaditas produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meningkatkan kapasitas produksi, investasi itu juga digunakan untuk pengembangan model baru. Model yang ramah lingkungan termasuk model yang irit konsumsi bahan bakar dan mobil otonom tanpa pengemudi akan dibuat oleh pabrikan tersebut. Meski tidak didetailkan seperti apa rupa mobil otonom yang dimaksud, namun di pameran Consumer Electronic Show, Hyundai sudah memperlihatkan berbagai fitur menuju mobil otonom. Bisa kita lihat di gambar-gambar di bawah:
Rencana pengembangan model baru tersebut ditargetkan terwujud dalam jangka waktu hingga empat tahun mendatang.












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...