Tesla Datang, Pemerintah Harus Perlakukan Beda dengan Mobil Listrik Nasional

Tesla Datang, Pemerintah Harus Perlakukan Beda dengan Mobil Listrik Nasional

- detikOto
Senin, 15 Des 2014 17:24 WIB
Tesla Datang, Pemerintah Harus Perlakukan Beda dengan Mobil Listrik Nasional
Jakarta - Hadirnya mobil listrik canggih, Tesla Model S ke Indonesia tahun depan akan menjadi ancaman bagi produsen mobil listrik nasional. Apalagi jika pemerintah mendukung dan menganak emaskan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu.

Menurut Pendiri PT Sarimas Ahmadi Pratama yang memproduksi mobil dan bus listrik nasional, Dasep Ahmadi, jika Tesla datang ke Indonesia, pemerintah harus bisa memperlakukan yang beda.

"Pemerintah harus bisa memberikan perlakukan yang beda antara barang yang diimpor dengan yang dibikin di Indonesia. Pastinya pemerintah harus mendukung mobil listrik nasional," tegas Dasep saat dihubungi detikOto, Senin (15/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perlakuan berbeda itu lanjut Dasep dari segi PPnBM hingga ke pajak-pajak lainnya. Karena Tesla itu tergolong kedalam mobil listrik mewah, jadi sudah pasti PPnBM dan lain sebagainya akan lebih mahal ketimbang mobil listrik yang dibuat di Indonesia.

"Kata pemerintah juga begitu kan, kalau barang impor apalagi barang mewah pajaknya besar dan yang diproduksi di Indonesia pajaknya lebih kecil," bebernya.

Tapi jika dilihat dari sisi lain, Dasep mengatakan kehadiran Tesla di Indonesia itu cukup baik. Karena Indonesia tidak akan kehilangan daya saing mengenai mobil listrik.

"Dukungan pemerintah juga sangat penting. Kalau tidak, kita akan kehilangan daya saing, karena mobil listrik itu akan menjadi alternatif lain dalam berkendara yang ramah lingkungan," tuntasnya.

(ady/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads