"Anggap kita (sopir) memegang senjata, bisa buat bela diri, atau mau ngerampok. Mau nyetir aman, atau membahayakan diri orang lain, jadi kalau nyetir harus bertanggung jawab," ujar Ario Zainuddin dari Safety Driving Institute dalam Fun Rally and Coaching Avanza Pop You Up di Saka Bistro, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/12/2014) kemarin.
Ario meminta pengendara mobil mempersiapkan mental dan fisik sebelum berkendara. Faktor kesehatan badan juga jangan dianggap remeh. "Kalau mentalnya lagi kurang, mending jangan nyetir, pastikan kondisi badan sehat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahami juga dimana tools kit kendaraan disimpan, selain itu usahakan untuk mengenal kendaraan dari aspek mekanisnya dan fitur.
"Tidak sedikit pengendara yang enggan untuk mengetahui berbagai fitur di kendaraan, seperti tool kit, tuas transmisi, dan lainnya," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?