Oleh karena itu pengguna mobil diminta untuk tidak mengandalkan sepenuhnya pada perangkat itu dalam mengurangi potensi tabrakan.
"Beberapa sistem pemantauan blind-spot yang kami uji ternyata memiliki jangkauan deteksi pendek, yang berarti bahwa kendaraan sudah dalam (posisi) blind spot sebelum peringatan (kondisi bahaya) aktif bekerja," tutur Manajer Teknik Automobile Club of Southern CaliforniaΒ Megan McKernan, seperti dilansir Auto Guide, Rabu (10/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monitor peranti itu juga kurang sensitif terhadap sepeda motor dan kendaraan penumpang tradisional yang bergerak lambat sekali pun.
Sementara pada sistem peringatan jalur kendaraan yang dilintasi, AAA menemukan sistem peringatan peranti itu juga memiliki keterbatasan deteksi keadaan sehingga lambat dalam memberikan peringatan. Itu terjadi, terutama pada lintasan persimpangan.
Lembaga itu juga mengaku telah menemukan perbedaan kinerja antara peranti blind spot monitor antara satu mobil dengan lainnya. Namun, tidak disebut mana yang terbaik di antara mobil yang memiliki peranti blind spot monitoring terbaik.
Mobil yang diteliti adalah Toyota Acura RLX, Cadillac Escalade dan Mercedes-Benz CLS-Class.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...