Pernyataan tim yang dilansir laman Auto Guide, Selasa (9/12/2014), untuk menguji para pengemudi yang dicurigai telah mengkonsumsi mariyuana atau ganja, cukup dengan alat breathalyzer pot.
"Tim yang dipimpin pakar kimia, Profesor Herbert Hill menggunakan ion mobilitas spectrometry untuk mendeteksi tetreahydrocanibinol (THC), zat yang terdapat dalam mariyuana," tulis laporan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih, zat yang menimbulkan efek memabukkan dari mariyuana atau ganja seringkali memudar setelah sekian lama dikonsumsi dan sulit diteksi. Namun, dengan sistem deteksi baru melalui ion mobilitas spectrometry itu, pengemudi pengkonsumsi narkoba itu tak bakal bisa lolos lagi.
Namun, untuk mengetahui seberapa banyak zat memabukkan dalam mariyuana atau ganja yang telah mereka konsumsi, harus tetap dilakukan cek darah. Meski begitu dengan cara pendeteksian baru tersebut diyakini pencegahan kecelakaan yang disebabkan pengemudi mabuk bisa dilakukan.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu