Hal tersebut disampaikan 4W Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales, Davy J. Tuilan dalam pertemuan dengan pimpinan redaksi di Jakarta.
"Kalau dulu, inden lama itu bagus, sekarang jelek," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dengan spesifikasi mobil yang makin kompetitif. Masyarakat bisa memiliki beragam pilihan.
Itu artinya, dengan inden yang terlalu lama, berbulan-bulan, maka pabrikan akan kehilangan kesempatan untuk menjual mobil mereka pada calon konsumen.
"Orang bisa lari ke merek lain kalau inden terlalu lama," ujarnya.
Untuk mengatasi masa inden yang terlalu lama, Suzuki berupaya mengisi stok mobil terlebih dulu di diler. Jadi begitu mobil diluncurkan, unit sudah siap di diler. "Sebelum launching, kami isi dulu stok-stok di diler-diler," kata Davy.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua