"Yang memakai mobil ini seperti Citi Trans 20 unit lebih, kalangan pemerintahan, angkatan darat, safari, airport, tentara, para panglima sudah pakai Sprinter A2," ujar Deputi Director Vehicle Sales PT Mercedes-Benz Indonesia Adri Budiman di Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (27/11/2014).
Minibus didatangkan secara utuh dari Jerman, belum diproduksi lokal di pabrik Mercy di Wanaherang, Bogor. "Karena itulah DNA-nya DNA Jerman bukan DNA Wanaherang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melirik ke mesin pendorong, Sprinter menggunakan mesin 2.143 cc 150 hp 3.800 rpm dengan torsi 330 Nm pada 2.400 rpm.
(ddn/ady)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu