Dilansir laman Reuters, Jumat (7/11/2014) duo pabrikan asal Korea Selatan itu berjanji untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar kendaraanya sebesar 25 persen pada tahun 2020 mendatang.
Hal ini juga dilakukan untuk memenuhi peraturan emisi yang diberlakukan di Korea Selatan, Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, para produsen mobil asal Korea Selatan akan mengembangkan mesin dan transmisi generasi terbaru yang akan lebih irit bahan bakar serta akan memperluas line-up kendaraan ramah lingkungan untuk mencapai target.
"Pada semester pertama tahun ini, ketua Group Chung Mong-koo memerintahkan untuk terus bersaing dalam hal efisiensi bahan bakar pada tahun 2020," begitulah bunyi pernyataan yang dilontarkan Hyundal dalam keterangan resminya.
Hyundai dan KIA, yang saling berbai komponen mengatakan, mereka akan mengganti 70 persen dari 10 mesin bensin dan diesel dengan mesin generasi baru. Dua pabrikan itu juga akan memperluas penggunaaan mesin bensin turbo-charged.
Dalam hal penjualan secara global, kedua pabrikan asal Korea Selatan itu menduduki pososi ke-5. Mereka juga berencana untuk meluncurkan kendaraan kompak, hybrid, plug-in hybrid pada beberapa modelnya termasuk sedan Sonata tahun depan.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...