Dilansir laman Reuters, Senin (3/11/2014) pusat R&D itu akan bekerja mengembangkan merek Mercedes-Benz yang sesuai dengan keinginan masyarakat Tiongkok dan diharapkan bisa menutup kesenjangan penjualan dengan Audi dan BMW.
Pimpinan Daimler di Tiongkok Hubertus Troska mengatakan, produsen mobil asal Jerman itu menginginkan untuk membuat mobil yang sangat cocok untuk masyarakat Tiongkok dan merakitnya secara lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat R&D ini diyakini akan membuat Mercy menjadi besar di Tiongkok dalam 1 atau 2 tahun mendatang. Mercy juga berencana untuk meningkatkan jumlah insinyur dan para ahli lainnya di Beijing dari 350 orang menjadi 500 orang sampai akhir tahun depan.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini