"Secara umum dalam waktu tiga kuartal penjualan kami terus tumbuh," tutur Managing Director PT Eurokars Artha Utama, agen pemegang merek Porsche di Indonesia (Porsche Indonesia), Christoph Choi, saat ditemui di sela Porsche Sport Driving School, di Sentul, Jawa Barat, Jumat (24/10/2014).
Dia mengatakan, kehadiran Porsche Macan yang diluncurkan Mei lalu mendapatkan respons bagus dari konsumen Indonesia. Bahkan, para pembeli bukan hanya orang-orang yang selama ini telah memiliki mobil Porsche saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mobil Termurah Porsche Meluncur
Mobil SUV bermesin 2.000 cc itu memang diposisikan sebagai mobil entry level di jajaran model bikinan Porsche. Selain di Indonesia mobil ini juga dijajakan di pasar global.
"Sehingga, spesifikasi teknis maupun fitur sama," ucap Christoph.
Hanya, dia tak bersedia menyebutkan angka penjualan model Porsche yang dipasarkannya. Begitupun dengan penjualan Porsche Macan. "Yang pasti sangat signifikan," ujarnya.
Sementara, Public and Media Relation Manager Porsche Indonesia, Salman Farouk Al Hakim menyebut, sumbangan Porsche Macan terhadap total penjualan seskitar 40-45 persen.
Kira-kira sebesar itu, baik dari tipe Porsche Macan S maupun Macan S Turbo, kira-kira 40-45 persen" kata dia kepada detikOto.
Mengenai kenaikan PPnBM yang menjadi 125 persen dan dolar yang menapak angka Rp 12.000 per dolar, baik Salman maupun Christoph menyebut hal itu memang memberi dampak psikologis kepada calon pembeli.
Namun tidak berarti menyurutkan minat mereka untuk memiliki mobil Porsche karena daya beli yang terpangkas. Daya beli masih cukup kuat, karena perekonomian yang juga masih bertumbuh.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya