Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (24/10/2014) Toyota akan lebih banyak meningkatkan komponen lokal Avanza. Selain itu, salah seorang insinyur Toyota juga menambahkan kalau Toyota tengah menyiapkan perubahan model (facelift) pada Avanza. Rencananya paling cepat tahun depan.
Namun saat kabar soal facelift Avanza ini dikonfirmasi ke GM Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor Widyawati Soedigdo, dia langsung membantahnya. "Enggak (ada rencana facelift), saya pastikan tidak ada," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Avanza Luxury
Avanza dan kembarannya Xenia saat ini mengalami perlawanan hebat dari mobil seperti Honda Mobilio. Bahkan dalam penjualan bulanan, mobil MPV Honda itu sudah mengalahkan Xenia.
Dari sisi market share pun, Toyota-Daihatsu sudah mulai tergerus. Jika dulu mereka sanggup menikmati separuh dari kue penjualan mobil nasional, angka itu kini pelan-pelan berkurang.
Toyota-Daihatsu kini hanya menguasai sekitar 48 persen pasar. Padahal di 2013 lalu, pangsa pasar Toyota-Daihatsu mencapai 50,43 persen.
Dengan status Avanza yang sudah menguasai pasar Indonesia sejak 10 tahun lalu, Toyota terus berupaya meramaikan segmen ini dengan menggelar berbagai aktivitas. Mulai dari lomba mempermak mobil, sampai mengumpulkan para pengguna Avanza. Tak lupa berbagai macam diskon disiapkan Toyota.
Sementara di sisi lain Honda sendiri seakan-akan mendapat durian runtuh dengan Mobilio, pangsa pasar mereka yang hanya 7,44 persen di 2013 lalu, kini di bulan September sudah meningkat 2 kali lipat mencapai 13,59 persen.
Seperti halnya Toyota, Honda juga menyiapkan aktivitas pendukung penjualan Mobilio. Namun mereka lebih memilih yang 'tradisional' seperti konvoi tes irit BBM yang sebelumnya sempat menembus angka 23,7 km per liter.
Nah yang menjadi pertanyaan lanjutan, kira-kira sampai kapan Mobilio sanggup menggerogoti pasar?
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk