Kabar bakal dihapusnya program mobil Low Cost and Green Car (LCGC) sudah lama tercium. Kabar itu berhembus setelah presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan menghilangkan LCGC. Lalu kira-kira apa tanggapan produsen yang ikut program LCGC?
Salah satunya adalah produsen mobil Suzuki. Menurut Suzuki, pihaknya akan tetap mengikuti peraturan dan keputusan pemerintah.
"LCGC akan dihapus? Sebenarnya ini tidak hanya ditujukan kepada Suzuki, dan seharusnya pertanyaan ini lebih tepat diajukan kepada Gaikindo, Menteri Perdagangan dan Perhubungan, karena lahirnya LCGC ini juga tidak lepas dari peran mereka," kata 4W Sales, Marketing and DND Director PT SIS Davy Tuilan, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika boleh berpendapat, lanjut Davy. Dirinya sangat menyayangkan jika benar-benar keputusan tersebut terlaksana.
"Kalau melihat penjualan se-bulan yang mencapai 12.000 unit, ini artinya memang ada segmennya (di Indonesia-Red). Dan yang menarik adalah di 2014, kalau kita tidak keluarin LCGC, makan penjualan akan menurun di Januari 2014 3-4 persen. Dan adanya LCGC membuat penjualan naik 6,6 persen," katanya.
"Kalau ada LCGC membuat meng-kanibalisasi (memakan segmen lain-Red)? Enggak juga, karena ini (LCGC) tumbuh dan ini menjadi segmen baru," tutupnya.
(lth/ady)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya