Jakarta - Gejolak politik di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi produsen otomotif. Imbas dari politik yang memanas, pertumbuhan ekonomi pun melambat. Hal ini dirasakan oleh produsen Mitsubishi, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.
"Pertumbuhan ekonomi menurun, itu salah satu indikator penjualan kita menurun," kata Director PT KTB, Rizwan Alamsjah seusai acara penyerahan penghargaan
Β Customer Statisfaction Index (CSI) 2014 JD Power Asia Pasific di Jakarta, Jumat (10/10/2014).
Rizwan mengharapkan, era presiden baru bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan begitu, penjualan mobil milik Mitsubishi bisa mencapai targetnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Rizwan memastikan, target penjualan tahun depan belum ditetapkan. Menurutnya, target itu bisa ditetapkan jika sudah melihat kondisi ekonomi pasca pelantikan presiden baru. "Kita lihat kondisinya sampai akhir November," katanya.
(ddn/ddn)
Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!