Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika sangat berpengaruh pada harga mobil yang dipasarkan di Indonesia. Per awal Oktober ini, pabrikan mobil ramai-ramai menaikkan harga mobilnya. Setelah Toyota, Mitsubishi pun ikut menaikkan harga.
"Sangat berpengaruh. Mulai awal Oktober, harga mobil kami naik," aku Operating General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono, di Jakarta.
Menurutnya, kenaikan itu mencapai Rp 3 juta. "Kenaikannya itu satu sampai tiga juta untuk mobil penumpang dan mobil murah," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Duljatmono belum bisa memberikan angka pastinya. "Presentasi penurunan penjualan sedang kami review. Butuh melihat situasi pasar. Nanti dikabari lagi," ujarnya.
"Tapi bicara share dari passenger car, itu naik," kata Duljatmono.
Pangsa pasar mobil-mobil andalan Mitsubishi seperti Pajero, Outlander Sport, Mirage dan L300 mengalami kenaikan.
Sementara itu, pada hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS), Duljatmono mengaku, penjualan mobil penumpang dan mobil murah (LCV) mengalami kenaikan dibandingkan IIMS tahun lalu.
"Tahun ini menjual 1.600 unit sedangkan tahun lalu 1.200. Untuk Delica di IIMS terjual 103 unit," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu